Jumat, 12 Juli 2013

Inisiasi Menyusui Dini Juga Dapat Dilakukan Oleh Ayah

Sesudah bayi lahir, inisiasi menyusu dini ( IMD ) sangat disarankan. Tetapi bila usai melahirkan kondisi ibu tidak memungkinkan untuk melakukan IMD, maka ayah dapat menggantikan.


IMD tujuannya bukan hanya untuk membuat bayi menyusu, namun kontak kulit ke kulit. Bila siap, bayi dapat segera menyusu. Bila ibu terlalu lemah untuk IMD, maka ayah dapat menggantikannya, kata dr. Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC, didalam talkshow bertema breastfeeding while working di RS Pondok Indah Puri Indah, Jakarta Barat.

Dr. Jeanne menegaskan IMD hanya boleh dilakukan pada neonatus normal. Prioritasnya, ibulah yang lakukan IMD. Baru saat kondisi ibu tidak memungkinkan, ayah dapat menggantikannya.

Bila ibu tidak pendarahan, tidak pusing, bugar maka ibu yang melakukannya. Namun ingat bayinya juga mesti sehat, napasnya bagus, sambungnya.

Dr. Jeanne menjelaskan pada waktu IMD ada bayi yang diam, serta ada bayi yang aktif menjilat-jilat. Waktu bayi menjilat kulit ibu atau ayahnya,  kuman normal di kulit orang tuanya dapat masuk ke bayi.

Waktu terjadi kontak kulit ke kulit, ini menghangatkan bayi. Dikarenakan suhu ibu atau ayah serta bayi saling menyesuaikan.

Bila waktu IMD bayi siap menyusu, maka bayi dapat mendapat kolostrum atau ASI pertama yang berperan seperti imunisasi. Nah, IMD ini mesti dilakukan pada jam pertama waktu bayi terjaga. Bila tidak segera dilakukan, bayi dapat tertidur.

Dengan IMD bayi akan belajar untuk mengisap lebih efisien. Disamping itu juga meningkatkan perkembangan bayi.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants for single moms