Minggu, 04 Agustus 2013

Long Breath Diet, Cara Mudah Untuk Diet Tanpa Harus Menahan Lapar

Hal yang sangat menjengkelkan dalam program diet untuk turunkan berat badan yaitu banyaknya pantangan serta pembatasan makan enak. Seorang artis Jepang memberikan ide bagi yang tidak ingin terlalu memikirkan makan yaitu diet pernapasan.

Miki Ryosuke, seorang artis Jepang usia 55 tahun mengaku berhasil turunkan berat badan sebanyak 12 kg dengan cara mengatur pernapasan. Cukup menyempatkan waktu 2 menit sehari, ia melakukan konsentrasi tarik napas panjang lantas mengeluarkannya kuat-kuat.

Metode yang belum begitu popular ini diciptakan sendiri olehnya dengan tidak sengaja. Saat itu ia tengah mempraktikkan tehnik pernapasan untuk menangani nyeri punggung, tetapi tanpa disangka ia merasakan berat badannya menyusut drastis.

Temuan itu lantas dikembangkannya jadi metode diet yang diklaimnya tidak membebani orang dengan pantangan-pantangan makan yang terlalu berlebih. Metode diet yang dinamainya Long Breath Diet itu cukup dikerjakan dengan menarik napas selama 3 detik lantas menghembuskannya kuat-kuat dalam 7 detik.

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mempraktikkan metode diet pernapasan ini

Teknik pertama, kencangkan otot-otot pantat sambil berdiri dengan satu kaki didepan. Berat badan sebagian besar dibebankan ke kaki belakang. Dengan posisi ini, tarik napas selama 3 detik sembari mengangkat tangan ke atas kepala. Sesudah itu, hembuskan napas sembari mengencangkan semua otot tubuh selama 7 detik.

Tehnik yang kedua, posisi tubuh berdiri dengan otot-otot pada pantat dikencangkan pula. Satu tangan ditempatkan di perut, dan tangan yang lain memegangi pantat dari belakang. Seperti pada tehnik pertama, tarik napas dilakukan dengan perlahan selama 3 detik lantas dihembuskan kuat-kuat. Perbedanya kali ini dilakukan dengan terus memegangi perut.

Tak hanya Ryosuke, pakar lain yang mengembangkan tehnik yang sama yaitu Jill Johnson dari Inggris dengan program bernama Oxycise. Menurut Johnson, tehnik pernapasan memang begitu manjur untuk turunkan berat badan.

"Lemak terbentuk dari unsur oksigen, karbon serta hidrogen. Saat oksigen yang kita hirup mengenai molekul lemak, molekul ini akan pecah jadi karbondioksida serta air," tambah Johnson.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants for single moms